Langsung ke konten
``html ```
``html ```
Pemerintahan

Investasi Masuk RI Capai Rp 498,8 T di Triwulan I 2026, Buka 706 Ribu Lapangan Kerja

Redaksi Jentera 3 menit baca 39 views
Investasi Masuk RI Capai Rp 498,8 T di Triwulan I 2026, Buka 706 Ribu Lapangan Kerja
JAKARTA | Jenterarakyat.com  – Kabar menggembirakan datang dari sektor investasi nasional. Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi pada Triwulan I 2026 sebesar Rp 498,8 triliun, meningkat...

JAKARTA | Jenterarakyat.com  – Kabar menggembirakan datang dari sektor investasi nasional. Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi pada Triwulan I 2026 sebesar Rp 498,8 triliun, meningkat 7,2% secara tahunan (year on year/yoy) dibanding Triwulan I 2025.

Secara kuartalan (quarter on quarter/qoq) dibanding Triwulan IV 2025, realisasi investasi tersebut naik 0,4%. Capaian ini menjadi sinyal positif bagi perekonomian nasional di tengah ketidakpastian global.

Serapan Tenaga Kerja Tumbuh Signifikan

Baca Juga
Dishub Kota Malang Siapkan Kantong Parkir di Gelar Festival Mbois 11

Dishub Kota Malang Siapkan Kantong Parkir di Gelar Festival Mbois 11

Pemerintahan

Menteri Investasi/Kepala BKPM, Rosan Perkasa Roeslani, mengungkapkan bahwa realisasi investasi pada Triwulan I 2026 ini menyerap tenaga kerja sebanyak 706.569 orang. Angka ini menunjukkan pertumbuhan yang menggembirakan.

"Penciptaan lapangan kerja itu tumbuh 18,9% secara tahunan. Ini bukti bahwa investasi tidak hanya masuk, tetapi juga berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat melalui pembukaan lapangan kerja," ujar Rosan dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (23/4/2026).

Capai 24,4% dari Target Tahunan

Baca Juga
Agustus Ceria Bapenda Kota Malang Trip Road Show Dalam 1 Hari 2 Titik Tempat Kunjungan

Agustus Ceria Bapenda Kota Malang Trip Road Show Dalam 1 Hari 2 Titik Tempat Kunjungan

Pemerintahan

Target investasi nasional pada 2026 adalah Rp 2.041,3 triliun. Realisasi investasi pada Triwulan I 2026 telah mencapai 24,4% dari total target tahunan.

"Realisasi investasi pada Triwulan I 2026 kurang lebih 24,4% dari total target investasi pada tahun 2026 yang sebesar Rp 2.041,3 triliun," jelas Rosan.

PMA dan PMDN Hampir Berimbang

Baca Juga
Sosok Pemimpin Mendidik Akhlak, Kombes Pol Sigit Mengingatkan Ibadah

Sosok Pemimpin Mendidik Akhlak, Kombes Pol Sigit Mengingatkan Ibadah

Pemerintahan

Realisasi investasi dari Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) pada tiga bulan pertama di 2026 ini nyaris berimbang:

· PMA sebesar Rp 250,0 triliun atau 50,1% (tumbuh 8,5% yoy)
· PMDN sebesar Rp 248,8 triliun atau 49,9% (tumbuh 6,0% yoy)

Keseimbangan ini menunjukkan bahwa kepercayaan investor asing tetap tinggi, sementara investor dalam negeri juga semakin aktif menanamkan modalnya di tanah air.

Jawa dan Luar Jawa Seimbang

Realisasi investasi di Jawa dan Luar Jawa juga cukup berimbang:

· Jawa: Rp 247,5 triliun atau 49,6% (naik 7,9% yoy)
· Luar Jawa: Rp 251,3 triliun atau 50,4% (naik 6,5% yoy)

Angka ini menunjukkan bahwa pemerataan pembangunan mulai terlihat, dengan investasi di luar Jawa sedikit lebih unggul dibandingkan di Jawa.

Sektor Penyumbang Terbesar

Industri logam dasar, barang logam, bukan mesin dan peralatannya menjadi penyumbang terbesar investasi di periode Januari-Maret 2026 dengan realisasi sebesar Rp 69,4 triliun.

Disusul oleh:

· Subsektor jasa lainnya: Rp 64,2 triliun
· Pertambangan: Rp 51,9 triliun
· Perumahan, kawasan industri dan perkantoran: Rp 48,0 triliun
· Transportasi, gudang, dan telekomunikasi: Rp 45,4 triliun

Hilirisasi Jadi Fokus Utama

Dari total realisasi investasi Rp 498,8 triliun pada Triwulan I 2026, sebanyak Rp 147,5 triliun atau 29,6% di antaranya berasal dari bidang hilirisasi.

"Capaian investasi yang berhubungan dengan hilirisasi cukup signifikan, meningkat 8,2% dibanding periode yang sama tahun lalu. Ini sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk mendorong nilai tambah di dalam negeri," tutup Rosan.

Harapan ke Depan

Dengan capaian yang positif ini, pemerintah optimistis target investasi tahun 2026 sebesar Rp 2.041,3 triliun dapat tercapai. Yang tak kalah penting, penyerapan tenaga kerja yang terus meningkat diharapkan mampu menekan angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Jenterarakyat.com dan Mediapewarta.com akan terus memantau perkembangan realisasi investasi dan dampaknya terhadap rakyat kecil di berbagai daerah.

Aktifkan Notifikasi

Dapatkan update berita terbaru langsung di browser Anda.