Langsung ke konten
Berita

Rayakan HUT ke-112 Kota Malang, Forum Masyarakat Indonesia Timur Damai Gelar Turnamen Sepak Bola

4 menit baca
11x dibaca
AD 728x90 — Landscape
Bagikan:
Rayakan HUT ke-112 Kota Malang, Forum Masyarakat Indonesia Timur Damai Gelar Turnamen Sepak Bola

MALANG, Siaptv.com – Semangat kebhinekaan dan gotong royong mewarnai persiapan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT)…

MALANG, Siaptv.com – Semangat kebhinekaan dan gotong royong mewarnai persiapan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang. Forum Masyarakat Indonesia Timur Damai (Format Intim Damai), yang beranggotakan mahasiswa, pekerja, dan tokoh adat dari Papua Raya, Maluku Raya, dan Nusa Tenggara Timur (NTT) Raya, menggelar rapat koordinasi di Ruang Co-Working Space Persema Reborn, Stadion Gajayana Kota Malang, pada Rabu (18/3/2026).

Rapat tersebut bertujuan untuk mematangkan persiapan turnamen sepak bola bertajuk Piala Intim Damai 2026, yang akan digelar sebagai bentuk partisipasi aktif masyarakat Indonesia Timur dalam merayakan HUT Kota Malang ke-112. Turnamen ini rencananya akan berlangsung di Stadion Gajayana pada bulan April 2026.

Sepak Bola sebagai Wahana Perdamaian
Koordinator utama Piala Intim Damai 2026, Arie Ferdinand Waropen, menjelaskan bahwa turnamen ini bukan sekadar ajang adu skill di lapangan hijau. Lebih dari itu, ini adalah manifestasi dari nilai-nilai luhur yang dijunjung tinggi oleh Format Intim Damai, yaitu pendidikan, kebudayaan, dan kemanusiaan.

Baca Juga
Polemik Relokasi Pasar Gadang Malang, Ratusan Pedagang Belum Mendapat Tempat Usahanya Kembali

Polemik Relokasi Pasar Gadang Malang, Ratusan Pedagang Belum Mendapat Tempat Usahanya Kembali

Berita

“Pada momentum HUT Kota Malang ke-112 tahun ini, Format Intim Damai hendak berpartisipasi merayakannya melalui turnamen sepak bola Piala Intim Damai 2026. Harapannya, hal ini bisa memperkuat daya dukung pembangunan daerah Kota Malang, terutama dalam bidang olahraga dan sekolah sepak bola di Kota Malang,” ungkap Arie dengan penuh semangat.

Ia menambahkan bahwa sepak bola dipilih karena olahraga ini memiliki kekuatan luar biasa untuk menyatukan perbedaan. Di lapangan, tidak ada sekat suku, agama, atau asal daerah. Yang ada hanya semangat sportivitas dan kebersamaan.

10 Tim Siap Bertanding, Target 16 Partisipan
Yakup, selaku koordinator pelaksana teknis lapangan, memaparkan bahwa saat ini sudah ada 10 tim yang menyatakan kesiapan untuk berpartisipasi dalam turnamen tersebut. Kesepuluh tim itu adalah:

Baca Juga
Kewajiban Penegakan Hukum, terhadap Operasional Hotel Aston yang Diduga Belum Memenuhi Perizinan.

Kewajiban Penegakan Hukum, terhadap Operasional Hotel Aston yang Diduga Belum Memenuhi Perizinan.

Berita

1. Pana FC
2. Papua Star
3. Cartenz
4. Rusa Jantan Merauke
5. Tanimbar FC
6. Malaka FC
7. Sumba Tengah FC
8. Subiser FC
9. Sumba Timur FC
10. Wanagon Timika FC

“Kita targetkan ada 16 tim nanti yang ikut bertanding. Sekarang sudah ada 10 tim yang siap ikut bertanding. Jadi masih ada 6 slot tim lagi yang bisa ikut bertanding. Minggu depan, diharapkan sudah bisa genap 16 tim yang bertanding pada Piala Intim Damai 2026 nanti,” ujar Yakup.

Ia berharap dengan bertambahnya jumlah tim, turnamen akan semakin meriah dan kompetitif, serta mampu menjaring bakat-bakat muda potensial dari kalangan masyarakat Indonesia Timur yang tinggal di Malang.

Baca Juga
ke WDK Batu, Tiket Cuma 20 Ribu Dapet Mineral! Ada Museum Baru, Edukasi Masak, Sampai Villa dari Bahan Bekas

ke WDK Batu, Tiket Cuma 20 Ribu Dapet Mineral! Ada Museum Baru, Edukasi Masak, Sampai Villa dari Bahan Bekas

Berita

Prinsip “Dimana Bumi Dipijak, Disitu Langit Dijunjung”
Yakup juga menegaskan bahwa gelaran turnamen ini merupakan inisiatif murni dari masyarakat Indonesia Timur yang tinggal di Kota Malang. Mereka ingin memberikan apresiasi dan berkontribusi nyata kepada kota yang telah menjadi rumah kedua bagi mereka.

“Dari Papua Raya, Maluku Raya, dan NTT Raya, semuanya guyup rukun, damai, dan bergotong royong ikut membangun daerah Kota Malang. Prinsip utamanya adalah dimana bumi dipijak, disitulah langit harus dijunjung. Kami tinggal di Malang, belajar di Malang, bekerja di Malang, maka sudah seharusnya kami ikut memajukan Malang,” tegas Yakup.

Semangat inilah yang menjadi landasan utama Format Intim Damai dalam setiap kegiatannya, baik di bidang pendidikan, kebudayaan, maupun kemanusiaan.

Terbuka untuk Kolaborasi
Yakup juga menyampaikan bahwa gelaran turnamen sepak bola Piala Intim Damai 2026 ini sangat terbuka untuk bekerjasama dan berkolaborasi dengan semua pihak. Baik itu pemerintah daerah, perusahaan swasta, komunitas olahraga, maupun individu yang memiliki visi yang sama.

“Kami mengajak semua elemen masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan turnamen ini. Tujuan utamanya adalah menggelorakan semangat perdamaian, kerukunan, gotong royong, dan membangun Kota Malang. Mari kita jadikan Piala Intim Damai 2026 sebagai momentum untuk mempererat tali persaudaraan lintas suku dan agama,” ajaknya.

Harapan untuk Kota Malang yang Lebih Baik
Dengan semangat yang membara, Format Intim Damai optimistis turnamen ini akan berjalan sukses dan memberikan dampak positif bagi Kota Malang. Arie Ferdinand Waropen menutup pernyataannya dengan harapan besar.

“Kami ingin menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia Timur di Malang adalah bagian tak terpisahkan dari kota ini. Kami hadir untuk berkontribusi, bukan untuk menjadi beban. Melalui Piala Intim Damai 2026, kami ingin menebar virus positif: virus perdamaian, kerukunan, dan semangat gotong royong. Selamat ulang tahun ke-112, Kota Malang. Mari kita bangun bersama!” pungkasnya.

AD 728x90 — Landscape
R

Ditulis oleh

Redaksi Jentera

Aktifkan Notifikasi

Dapatkan update berita terbaru langsung di browser Anda.